PSPS Keok Lawan 10 Pemain Sumsel United, Langkah ke 4 Besar Semakin Berat
Pemain Sumsel United (kostum biru tua) saat mencoba menembus pertahanan PSPS
ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- PSPS Pekanbaru kembali menelan kekalahan dalam laga lanjutan Liga Championship 2025/2026, Sabtu (10/1/2026). Hadapi 10 pemain Sumsel United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Kota Palembang, PSPS keok dengan skor 3-2.
Atas kekalahan itu, PSPS tetap berada di papan bawah, yakni posisi ke 8 dengan jumlah poin 17. Sedangkan Sumsel, menggusur posisi Adhyaksa FC Banten di peringkat kedua dan menempel ketat pemuncak klasmen sementara Garudayaksa FC.
Dari hasil match ke 16 ini, langkah PSPS semakin berat untuk bisa menembus 4 besar Grup A dan lolos ke babak selanjutnya, yakni round robin ke 3. Dimana, untuk masuk ke round robin ke 3, ditentukan berdasarkan hasil klasmen setelah round robin ke 2 selesai.
Dalam laga tersebut, pelatih PSPS Aji Santoso langsung menurunkan sejumlah pemain barunya di starting eleven. Diantaranya adalah Brandon Scheunemann, Misbakus Sholikin, M Reza Kusuma, Ilham Syafri Noer dan Vieri Donny Ariyanto.
Dari laga ini, PSPS sebenarnya memiliki peluang besar mencuri poin penuh dari markas Sumsel United. Namun, anak asuh Aji Santoso itu tak mampu mengendalikan permainan anak asuh Nil Maizar.
Awalnya, pada menit ke 21, PSPS unggul lebih dulu melalui gol pinalti yang diambil oleh Ilham Fathoni. Keunggulan PSPS itu berlangsung tidak lama. Selang 5 menit kemudian, striker Sumsel United Juninho Cabral lolos dari jebakan offside dan sukses mencetak gol ke gawang PSPS. Skor menjadi 1-1.
Tidak butuh waktu lama, pada menit ke 29, PSPS kembali unggul pemain barunya Vieri Donny. Skor berubah menjadi 1-2 untuk PSPS.
Pada menit ke 31, wasit memberikan kartu merah kepada kapten Sumsel United Rachmad Hidayat, setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Meskipun menghadapi 10 pemain Sumsel, PSPS tidak mampu menambah golnya hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, PSPS meningkatkan permainan menyerangnya untuk menambah gol. Namun sayang, dengan permainan menyerangnya itu, membuat pertahanan PSPS kendor. Sehingga pemain Sumsel memanfaatkan hal tersebut dan berhasil menyamakan kedudukan lewat Kahar Muzakkar di menit ke 52. Skor berubah menjadi 2-2.
Merasa diatas angin, Sumsel United mencoba kembali membongkar pertahanan PSPS. Tak sia-sia, pada menit akhir, tepatnya menit ke 90, legiun asing Sumsel United Dall'Oca berhasil mencetak gol. Alhasil, skor berubah menjadi 3-2 untuk Sumsel United hingga laga berakhir.
Usai laga, pelatih PSPS Aji Santoso mengakui kekalahan 11 pemainnya yang tak mampu membendung permainan 10 pemain Sumsel. Ia menilai, setelah Sumsel berhasil menyamakan skor, anak asuh kehilangan cara bermain. Pemain PSPS lebih banyak melakukan kesalahan-kesalahan dan terburu-buru memainkan bola.
"Pertandingan sebenarnya sangat menarik, sama-sama menyerang. Tapi sayang, kami yang sudah leading 2-1 dengan jumlah pemain yang lebih, malah kurang bisa memanfaatkan pada setengah permainan. Saya sudah sampaikan ke anak-anak untuk lebih kuat pegang bola jangan buru-buru, tetapi pemain justru memberikan peluang kepada lawan," ujar Aji Santoso.
Ditanya terkait sejumlah pemain barunya yang langsung turun ke starting eleven, Aji menyebut mereka bermain cukup bagus. Akan tetapi, para pemain baru itu perlu adaptasi dan meningkatkan stamina sebelum laga kandang nanti.
"Saya pikir mereka beradaptasi cukup baik, Vieri bagus dan si Reza juga ok. Tapi tenaga mereka masih kurang karena gabung dengan kita juga masih belum lama dan kondisinya juga belum 100 persen. Tetapi secara keseluruhan lumayan," tutur Aji.









