Dijuluki Sakratul Maut, Pengendara: Salah Jalan Langsung Pindah Alam
Ini kondisi jalan yang dijuluki sakratul maut di Inhil
ENAMPULUH.COM, INHIL -- Sebuah jalanan di Desa Igal, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau menjadi viral di media sosial (medsos). Pasalnya, jalanan itu terlihat sangat berbahaya. Hal tersebut terlihat dari video yang direkam oleh seorang pengendara roda dua, yang sedang melintasi jalan itu.
Dalam videonya mengatakan, sang pengendara sepeda motor itu menjuluki jalan tersebut sebagai 'jalan sakratul maut'. Sebab, jika terselip sedikit saja, maka akan jatuh ke rawa yang dipenuhi air gambut.
Video yang berdurasi 34 detik itu, terlihat jalan seperti jembatan dicor, namun sejumlah lobang menganga. Jalan itu menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Mandah atau tepatnya di Desa Igal.
Di jalan yang hanya bisa dilalui sepeda motor itu, terlihat banyak lubang berukuran besar. Bahkan lubang-lubang telah ditimpa batang pohon yang bagian atasnya telah dibuat jembatan baru dari papan seadanya.
"Ampun gais, jalan sakaratul maut ini gais. Jalan penyambung antar desa gais, salah langkah langsung beda alam," ucap seorang wanita yang mengendarai sepeda motor, Selasa (19/7/2022).
Wanita itu mengaku banyak berdoa saat lewat jalan tersebut. Sebab, kondisi jalan sangat berbahaya. Dia khawatir meninggal dunia jika terjatuh dari jalan ke dalam rawa yang dipenuhi air berwarna hitam.
"Jalan di tepi-tepi saja. Kalau salah jalan langsung pindah alam gais," kata wanita itu sambil melanjutkan perjalanan.
Terpisah, Kapolsek Mandah AKP Hendri Berson membenarkan video tersebut berada di Desa Igal. Hendri mengatakan, kondisi jalan rusak sudah lama terjadi.
"Jalan itu memang sudah lama Kondisinya begitu, itu di Desa Igal. Belum ada laporan orang jatuh, tapi kalau jalan rusak betul begitu," ujar Hendri saat dihubungi.
Bahkan, Hendri sendiri mengaku pernah melintasi di jalan tersebut. Dia menggambarkan, kondisi jalanan itu mengalamai kerusakan parah sekitar puluhan meter.
"Kemarin anggota kami ke sana. Benar begitu (jalan rusak parah), itu jalan desa menuju antara desa. Belum ada laporan jatuh, bisa jadi karena masyarakat sudah biasa," tutur Hendri.






.jpg)


