4 Pembunuh IRT Lansia di Rumbai Ditangkap di Aceh dan Sumut
Pelaku saat menghajar korban dengan kayu balok
ENAMPULUH.COM, PEKANBARU - Kasus Pembunuhan yang disertai dengan pencurian di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, tepatnya di Jalan Kurnia, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai, berhasil terungkap. Tim Reserse Kriminal (Reskrim) gabungan dari Polresta Pekanbaru dan Polda Riau berhasil menangkap ke 4 pelaku.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Herriawan dalam keterangannya, memastikan semua pelaku pembunuhan terhadap korban Dimaris Isni Sitio (60), telah ditangkap.
"Alhamdulillah semua sudah ditangkap," ucap Irjen Pol Herry Herriawan, Sabtu (2/5).
Sama halnya dengan Kapolda Riau, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta mengatakan, ke 4 pelaku ditangkap dari 2 lokasi yang berbeda.
"Alhamdulillah, tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru berhasil menangkap empat pelaku kasus Curas (pencurian dengan kekerasan) yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia di Rumbai, Pekanbaru," kata Kombes Pol Muharman.
"Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah dan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut)," sambungnya.
Atas ditangkapnya semua pelaku, ditambahkannya, pihaknya akan melakukan jumpa pers terkait detail pengungkapan kasus tersebut pada Minggu (3/5/2026).
Diketahui, salah satu pelaku wanita merupakan mantan menantu korban, berinisial AF. Masih dari informasi yang diterima IDN Times, 2 pelaku pria mendapatkan hadiah timah panas dibagian kakinya.
Dalam pemberitaan sebelumnya, para pelaku datang kerumah korban dengan menggunakan mobil. Selanjutnya, dua orang wanita yang salah satunya AF, terlebih dahulu masuk kerumah korban. Bahkan, AF sempat mencium tangan mantan mertuanya itu.
Setelah AF dan rekan wanitanya masuk kedalam rumah korban, kemudian masuk seorang pelaku pria yang bertugas sebagai eksekutor. Dengan membawa kayu balok, setibanya didalam rumah, pelaku pria tersebut langsung menyerang korban membabi-buta. Tidak berapa lama, masuk lagi seorang pelaku pria lainnya yang memantau situasi diluar rumah korban.
Aksi sadis para pelaku tersebut terekam kamera CCTv rumah korban. Pelaku eksekutor sempat merusak kamera CCTv tersebut dibeberapa sisi dalam rumah korban.
Usai korban dipastikan meninggal dunia, pelaku lalu menjarah barang berharga korban dan pergi melarikan diri ke arah Sumatra Utara (Sumut).




.jpg)




