Mahasiswa Kukerta Siabista Universitas Riau Melaksanakan Program Kebun TOGA di Dusun Pandan Mukti

Pendidikan Jumat, 06 Februari 2026 - 16:07 WIB
Mahasiswa Kukerta Siabista Universitas Riau Melaksanakan Program Kebun TOGA di Dusun Pandan Mukti

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Siabista Universitas Riau melaksanakan program pembangunan Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Dusun Pandan Mukti, Desa Empang Pandan, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Senin, (2/2/2026)

ENAMPULUH.COM, SIAK –- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Siabista Universitas Riau melaksanakan program pembangunan Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Dusun Pandan Mukti, Desa Empang Pandan, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Senin, (2/2/2026). Program ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pemanfaatan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan alami.

Kebun TOGA dibangun dengan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan desa. Mahasiswa bersama warga menanam sejumlah tanaman obat, antara lain jahe, kunyit, serai, lengkuas, serta berbagai tanaman herbal lainnya. Kegiatan penanaman dilakukan secara gotong royong sebagai upaya mendorong partisipasi dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan kesehatan berbasis keluarga.

Kebun TOGA merupakan sarana edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat tradisional yang mudah dibudidayakan di pekarangan rumah. Tanaman TOGA dikenal memiliki khasiat untuk menjaga daya tahan tubuh, meredakan keluhan kesehatan ringan, serta mendukung pola hidup sehat secara alami.

Kepala Dusun Pandan Mukti, Ali Mustihad, menyambut positif program tersebut. Ia menilai keberadaan kebun TOGA dapat dimanfaatkan oleh warga secara berkelanjutan sekaligus menjadi contoh pemanfaatan lahan pekarangan yang produktif.

Mahasiswa Kukerta Siabista Universitas Riau berharap kebun TOGA yang telah dibangun dapat terus dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat. Selain mendukung kesehatan keluarga, program ini diharapkan berkontribusi pada pelestarian lingkungan serta menjadi media pembelajaran tentang pengelolaan tanaman obat berbasis kearifan lokal.(*)

Editor :Redaksi





BUMN

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.