Waspada Sepsis, Ini Gejala dan Pencegahannya
Kadiskes Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldi (foto/net)
ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui Dinas Kesehatan imbau masyarakat untuk waspadai dan mencegah Sepsis. Sepsis sendiri merupakan manifestasi tubuh terhadap infeksi berat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih mengatakan bahwa ada infeksi lokal dan infeksi sistemik.
"Jadi kalau Sepsis itu, infeksi sistemik di tubuh sehingga harus dapat pertolongan, karena berakibat fatal," kata Zaini, Ahad (25/9/2022).
Zaini menerangkan, bahwa Sepsis disebabkan infeksi bakteri maka harus diketahui penyebab infeksinya. Dokter harus mengetahui penyebab infeksinya agar bisa diberi antibiotik yang sesuai.
Tidak tertutup kemungkinan bakteri itu kebal terhadap antibiotik tersebut. Ia menyatakan bahwa gejala Sepsis adalah demam tinggi.
"Tapi saat kuman sampai di otak sehingga mengatur suhu tubuh dan menjadi penyebab hipotermia sehingga pasien pun menggigil," ulasnya.
Sepsis juga menyebabkan denyut jantung yang tinggi tetapi tekanan darah menurun. Nafas pun lebih cepat hingga mengalami penurunan kesadaran seperti koma.
"Kebanyakan Sepsis menjangkiti pasien dengan infeksi berat seperti diabetes misalnya, daya tubuhnya lemah. Ketika diserang bakteri dan kuman, lebih mudah menyerang ke seluruh tubuh," ujarnya.
Cara untuk mencegah Sepsis tergantung pemicu pasien Sepsis. Apabila butuh antibiotik maka pasien bisa diberi antibiotik.
Sedangkan untuk pencegahan awal dengan cepat membawa pasien ke rumah sakit agar pemeriksaan kesehatan pasien lebih menyeluruh. ***






.jpg)


