Fasilitasi Buka Puasa Bersama, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Lepas Rindu dengan Keluarga
Warga binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru terlihat melepas rindunya dalam kegiatan berbuka puasa bersama keluarga
PEKANBARU, ENAMPULUH.COM -- Suasana hangat dan haru tampak dari dalam Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Senin (9/3/2026). Sore menjelang berbuka puasa itu, terlihat penuh senyum, pelukan dan bahkan air mata kebahagiaan menyatu dalam satu momen yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Untuk pertama kalinya, Lapas Kelas IIA Pekanbaru memfasilitasi kegiatan berbuka puasa bersama, antara warga binaan dan keluarga mereka. Kegiatan yang digelar di halaman Masjid At-Taubah itu menjadi momentum penuh makna di bulan suci Ramadan 1447 H.
Dalam pantauan, sejak menjelang waktu berbuka, ratusan keluarga tampak duduk berdampingan dengan warga binaan beralaskan terpal biru. Ada yang berbincang hangat, ada pula yang hanya saling menatap dengan senyum yang sulit disembunyikan.
Bagi sebagian dari mereka yang menjadi penghuni Lapas, momen sederhana duduk bersama keluarga menjadi sesuatu yang sangat berharga. Beberapa bahkan terlihat menggenggam dan memeluk erat tangan dan tubuh ayah mereka yang tengah menjalani masa hukuman.
Suasana penuh kehangatan terasa di tengah keterbatasan ruang yang biasanya identik dengan disiplin dan pengawasan ketat itu.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto mengatakan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan program yang baru pertama kali dilaksanakan di Lapas Pekanbaru dan direncanakan akan berlangsung selama dua hari.
"Selama ini kegiatan seperti ini belum pernah dilaksanakan. Ini merupakan salah satu terobosan kami untuk menjaga hubungan emosional antara warga binaan dengan keluarga mereka," kata Yuniarto kepada awak media.
Menurutnya, hubungan keluarga yang tetap terjaga sangat penting bagi warga binaan selama menjalani masa pidana. Dukungan moral dari keluarga diharapkan mampu memberikan semangat serta motivasi untuk menjalani proses pembinaan dengan lebih baik.
"Semoga melalui kegiatan buka puasa bersama ini dapat menjadi momentum kebersamaan bagi keluarga serta membawa keberkahan bagi para warga binaan dan keluarganya," pungkasnya.
Menjelang azan Magrib berkumandang, suasana semakin terasa syahdu dengan doa-doa dipanjatkan. Sementara, sebagian keluarga tampak menundukkan kepala, menahan haru atas kesempatan langka tersebut.
Ketika azan akhirnya terdengar, ratusan tangan secara bersamaan meraih air minum dan makanan ringan untuk berbuka.
Terlihat senyum di wajah warga binaan dan keluarga mereka. Bagi banyak orang di sana, momen berbuka bersama itu terasa jauh lebih bermakna dibanding hari-hari biasa.
Salah seorang keluarga warga binaan Ilyas mengaku, sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan, kesempatan berkumpul bersama keluarga di bulan Ramadan menjadi hal yang sangat berarti.
"Kami sangat berterima kasih karena bisa berkumpul dan berbuka puasa bersama keluarga di bulan Ramadan ini. Rasanya haru sekali," kata Ilyas dengan mata yang masih berkaca-kaca.
Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi bagian dari upaya pembinaan yang dilakukan Lapas Kelas IIA Pekanbaru untuk menjaga hubungan kekeluargaan warga binaan.
Lebih dari sekadar berbagi makanan saat berbuka, momen tersebut menjadi pengingat, bahwa dari balik jeruji besi, harapan, kasih sayang dan kebersamaan keluarga tetap hidup dan terus terjaga.









