Terjunkan Tim DPKP Inhil

Serang Warga, Buaya Muara Seberat 700 Kg Akhirnya Ditangkap

Pekanbaru Selasa, 22 Februari 2022 - 00:12 WIB
Serang Warga, Buaya Muara Seberat 700 Kg Akhirnya Ditangkap

Tim DPKP Inhil mengevakuasi buaya berukuran besar yang sempat menyerang warga

ENAMPULUH.COM, PEKANBARU – Seekor buaya yang diduga menyerang Ibu Rumah Tangga (IRT) sedang mandi di Sungai Lundu, Desa Sungai Piyai, Kecamatan Kuindra, Inhil akhirnya berhasil ditangkap Tim DPKP Kabupaten Inhil, Ahad (20/2/2022).

Korban adalah Nurlela (30), warga setempat yang sedang mandi di lokasi pada Jumat (18/2/2022) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Balai Besar KSDA Riau, Andri Hansen Siregar  menjelaskan, akibat kejadian itu, korban menderita luka di bagian tangan kirinya.

“Korban diserang saat sedang mandi dan mencuci pakaian,” jelas Hansen, Senin (21/2/2022).

Menurut saksi, lanjut Hansen, kronologis serangan buaya terjadi saat korban sedang mengambil air, tiba-tiba mulut buaya menerkam tangan kirinya.

Sontak kaget, korban yang akan ditarik ke dalam air, langsung berteriak minta tolong sehingga memancing perhatian warga. Kemudian, korban berusaha melawan sambil memukul mulut buaya.

“Korban melawan dan memukul mulut buaya dan dilepaskan. Kemudian buaya kembali masuk ke air,” ujar Hansen.

Warga sekitar yang telah tiba di lokasi langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Tim medis yang melakukan pemeriksaan menyimpulkan ada luka sepanjang 20 cm di tangan korban,” jelas Hansen.

Alhasil, pada Ahad (20/2/2022) buaya yang diduga menyerang korban telah berhasil ditangkap. Setelah kepala desa setempat meminta Bupati Inhil HM Wardan, agar menurunkan tim menindaklanjuti keresahan warganya.

Oleh Bupati, tim resque dari DPKP Kabupaten Inhil diterjunkan guna melakukan pencarian di sekitar sungai, hingga berhasil menangkap buaya berukuran besar yang memiliki panjang sekitar 5,2 meter tersebut.

“Beratnya lebih kurang 700 kg,” ungkap Hansen. 

Saat ini buaya muara yang ditangkap kemarin, sudah diamankan di kandang transit Mako Dinas DPKP Kabupaten Inhil.

“Tim di lapangan saat ini masih menunggu keputusan pelepasliaran yang akan dilakukan di habitatnya yang jauh dari pemukiman penduduk sehingga tidak menimbulkan konflik baru dengan manusia,” ujar Hansen. = He

Editor :Raja Mirza





BUMN

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.