CIMB Niaga Peroleh Laba Unaudited Rp4,4 Triliun di Semester Pertama 2025

Ekonomi Bisnis Selasa, 05 Agustus 2025 - 21:23 WIB
CIMB Niaga Peroleh Laba Unaudited Rp4,4 Triliun di Semester Pertama 2025

ENAMPULUH.COM, JAKARTA -- PT Bank CIMB Niaga Tbk memperoleh laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp4,4 triliun pada semester pertama 2025 dan menghasilkan earnings per share Rp137,43. Pada semester pertama 2025 ini, CIMB Niaga mencatatkan kinerja yang baik, mencerminkan implementasi strategi yang dijalankan secara konsisten dan disiplin.

Demikian dikatakan Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan, Selasa (5/8/2025).

"Kami mencatat pertumbuhan kredit yang baik dan terukur sesuai dengan profil risiko dan kondisi pasar. Di saat yang sama, kami tetap menjaga kualitas aset yang stabil, tingkat permodalan dan likuiditas yang kuat, serta sumber pendapatan yang terdiversifikasi dengan baik, sehingga dapat memperkuat posisi kami di industri," kata Lani dalam siaran pers yang diterima enampuluh.com.

Atas hal tersebut, dilanjutkannya, kedepan CIMB Niaga akan terus mengelola alokasi modal secara strategis untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan imbal hasil yang lebih optimal.

"Sejalan dengan tujuan kami Advancing Customers and Society, kami akan terus berfokus untuk menyediakan solusi perbankan yang Simpler, Better and Faster, agar nasabah dapat terus berkembang dan masyarakat dapat merasakan dampak positifnya secara inklusif," lanjut Lani.

Diterangkannya, CIMB Niaga senantiasa menjaga posisi permodalan dan likuiditas yang solid dengan capital adequacy ratio (CAR) dan loan to deposit ratio (LDR), masing-masing sebesar 24,0 persen dan 87,3 persen. Total aset konsolidasian adalah sebesar Rp357,9 triliun per 30 Juni 2025, yang semakin memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.

Dibagian Dana Pihak Ketiga (DPK), totalnya meningkat menjadi Rp261,9 triliun atau bertambah 4,8 persen, yang menunjukkan rasio current account and savings account (CASA) yang baik, yakni sebesar 69,0 persen. Sementara itu, CASA meningkat sebesar 10,9 persen, dikontribusikan oleh upaya CIMB Niaga untuk membina hubungan nasabah yang lebih erat dan meningkatkan pengalaman nasabah secara keseluruhan melalui layanan digital.

Disisi kredit atau pembiayaan, jumlahnya naik 6,8 persen, yakni menjadi Rp231,8 triliun, terutama dari pertumbuhan yang baik di berbagai segmen utama.

Perbankan Korporasi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 9,3 persen. sementara Usaha Kecil Menengah (UKM) naik 7,3 persen, serta Perbankan Konsumer tumbuh 4,7 persen.

"Kenaikan tertinggi di kredit atau pembiayaan retail terutama dikontribusikan dari pertumbuhan Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang meningkat sebesar 26,7 persen," terangnya.

Sedangkan di Unit Usaha Syariah (UUS) atau CIMB Niaga Syariah, berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia. Dimana, per 30 Juni 2025, total pembiayaan mencapai Rp59,6 triliun, atau mencatat kenaikan sebesar Rp1,5 triliun (bertambah 2,5 persen), terutama didorong dari pertumbuhan pada segmen Wholesale dan Commercial. Adapun total DPK sebesar Rp48,2 triliun.

"CIMB Niaga Syariah terus fokus memperkuat komposisi pendanaannya, terutama dengan mendorong pertumbuhan dana murah lewat kerja sama strategis berbasis syariah dan pendekatan yang lebih dekat dengan komunitas muslim," jelas Lani.

"Sebagai bagian dari prioritas keberlanjutan, hampir 25 persen dari total pembiayaan Bank (atau sekitar Rp57,6 triliun) mendukung transisi yang adil, ekonomi rendah karbon, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari PBB. Sejalan dengan komitmen kami terhadap keberlanjutan, kami juga berpartisipasi dalam peluncuran perdagangan karbon internasional melalui platform Indonesia Carbon Exchange, IDX Carbon, pada Januari tahun ini. Selain itu, kami meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung operasional berkelanjutan dengan pemasangan panel surya di salah satu kantor cabang kami di Yogyakarta pada bulan Juni 2025," sambungnya menutup.

Reporter :Redaksi
Editor :Redaksi





BUMN

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.