DLHK Diminta Buat Kontrak Angkutan Sampah Sesuai Fakta Lapangan

Pekanbaru Selasa, 06 Desember 2022 - 17:04 WIB
DLHK Diminta Buat Kontrak Angkutan Sampah Sesuai Fakta Lapangan

Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun

ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk membuat kontrak kerjasama pengelolaan angkutan sampah tahun 2023 sesuai fakta di lapangan. 

Muflihun tidak ingin pengelolaan yang bakal dikerjasamakan dengan pihak ketiga sama dengan seperti tahun 2022 ini. Untuk pengelolaan tahun depan, Muflihun mewanti-wanti DLHK untuk lebih maksimal lagi dan tidak ada sampah yang masih menumpuk di ruas jalan. 

"Untuk OPD terkait ya kita minta betul-betul, jangan terulang lagi kejadian seperti saat ini. Hari ini kita lihat dipihak ketigakan, namun sampah juga masih berserakan," kata Muflihun, Selasa (6/12/2022). 

Menurutnya, kontrak kerjasama yang dibuat DLHK bersama pihak ketiga harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Berapa jumlah sampah rumah tangga yang dihasilkan harus sebanding dengan jumlah armada angkutan sampah yang dimiliki pihak ketiga. 

Muflihun menegaskan, tidak ingin lagi mendengar adanya laporan armada angkutan yang disediakan pihak ketiga kurang. Sehingga pengangkutan sampah yang dilakukan di pemukiman masyarakat tidak maksimal dan menyebabkan tumpukan sampah dimana-mana. 

"Jangan lagi alasan pihak ketiga mobil kurang. Karena kontrak kita yang buat, tolong ini diperhatikan betul. Kemarin saya sudah panggil juga pak sekda dan kadis DLHK dan beberapa OPD untuk menghitung jumlah lokus perumahan, toko dan sumber buang sampah, dan trans depo," terangnya. 

Muflihun mengaku, untuk proses lelang angkutan sampah 2023 telah dimulai. Lelang dilakukan guna mencari pihak ketiga yang mengelola angkutan sampah kedepannya. Ia menyebut tidak mengintervensi siapa yang bakal mengelola angkutan sampah di tahun 2023. Artinya siapa saja bisa ikut lelang. 

Pemko Pekanbaru, telah memulai proses lelang angkutan sampah tahun 2023. Lelang ini telah tayang pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pekanbaru. 

Lelang jasa angkutan sampah tahun 2023 ini mulai tayang di LPSE sejak, Rabu (30/11/2022) kemarin. Ada dua zona wilayah kerja angkutan sampah yang dilelang. 

Untuk lelang angkutan sampah pada zona satu dilelang dengan pagu anggaran Rp28,4 miliar. Kemudian untuk lelang angkutan sampah zona dua dilelang dengan pagu anggaran Rp29,5 miliar. Pihak ketiga bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti lelang hingga 22 Desember 2022 mendatang. 

Sementara itu, untuk tahun 2022 ini pemerintah kota menganggarkan Rp40 miliar lebih dalam pengelolaan jasa angkutan sampah. 

Pihak ketiga pemenang lelang jasa angkutan persampahan tahun 2022 ini adalah, untuk zona 1 adalah PT Godang Tuah Jaya (GTJ) dan zona 2 oleh PT. Samhana Indah (SHI).

Berdasarkan ekspos dari DLHK, permasalahan pengangkutan sampah saat ini ada pada armada. Armada yang tersedia tidak cukup bila dibandingkan dengan luas wilayah. Sampah dari 360.000 rumah diangkut hanya dengan 30 truk sampah. ***

Editor :Redaksi





BUMN

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.