Hasil Evaluasi Kinerja 22 Pejabat Belum Diumumkan

Pekanbaru Rabu, 28 September 2022 - 22:29 WIB
Hasil Evaluasi Kinerja 22 Pejabat Belum Diumumkan

Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun

ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Puluhan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah menjalani evaluasi kinerja. Ada 22 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) yang telah mengikuti seleksi pada pekan lalu. 

Mayoritas pejabat ini adalah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Sekretaris Daerah (Sekda) yang diuji oleh Panitia Seleksi (Pansel). 

Pj Walikota Pekanbaru Muflihun masih enggan menyampaikan hasil evaluasi kinerja para pejabat ini. Muflihun meminta untuk bersabar hingga diumumkan hasilnya nanti. 

"Ditunggu ya (hasil evaluasi), sabar dulu ya," kata Muflihun, Rabu (28/9/2022). 

Menurutnya, rangkaian evaluasi masih berproses. Mereka yang menjalani evaluasi telah mengikuti rangkaian evaluasi sejak awal September ini. 

Sebelumnya, Pj Walikota Pekanbaru Muflihun, masih menanti laporan Pansel terkait hasil evaluasi terhadap para pejabat tinggi pratama atau PTP di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru sudah tuntas.

Dalam evaluasi kinerja ini, ada 22 pejabat yang mengikuti rangkaian tersebut. Mayoritas penjabat ini adalah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga sekretaris daerah. 

"Evaluasi sudah kita laksanakan kemarin, hasil masih sama Pansel. Belum ada laporan, saya masih menunggu laporan," kata Muflihun, Rabu (21/9/2022). 

Evaluasi yang digelar pekan kemarin berlangsung di satu hotel berbintang yakni Grand Central Hotel Pekanbaru. Mayoritas penjabat eselon II ikut dalam evaluasi tersebut.

Namun ada juga pejabat yang tidak ikut dalam evaluasi tersebut. Mulfihun mengakui bahwa evaluasi terhadap para penjabat eselon II di lingkungan pemerintah kota guna memaksimalkan kinerja pemerintah kota. 

Dirinya menegaskan bahwa rangkaian evaluasi ini bukan berdasar emosi. Namun murni untuk mencari posisi yang tepat bagi para pejabat eselon II di lingkungan pemerintah kota.

"Saya mengevaluasi ini tidak ada unsur emosi, unsur ketidaksukaan. Saya murni evaluasi itu mencocokkan kemampuan masing- masing," tegasnya. 

Muflihun mengaku, evaluasi ini digelar untuk melihat kemampuan dari masing-masing penjabat. Adanya evaluasi ini tentu mempermudah proses penempatan para penjabat sesuai dengan kemampuan dan keilmuannya.

Dirinya mencontohkan penjabat yang punya kemampuan di bidang pertanian tentu ditempatkan sebagai penjabat pertanian. Mereka yang menguasai bidang kesehatan tentu ditempatkan sebagai penjabat di sektor kesehatan.

"Semua itu perlu kita cocokkan, agar kinerja pemerintah kota bisa lebih baik, apalagi banyak permasalahan kota yang harus kita tuntaskan," pungkasnya. *** 

Editor : Redaksi





HPN 2022 - Polres Rohil

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.