Realisasi Anggaran di Dinas PUPR Rendah, Ini Kata Kadis

Pekanbaru Kamis, 21 Juli 2022 - 22:58 WIB
Realisasi Anggaran di Dinas PUPR Rendah, Ini Kata Kadis

Kadis PUPR Pekanbaru, Indra Pomi

ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Realisasi fisik dan keuangan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru masih rendah. Hingga saat ini realisasi baru berkisar di angka 37 persen. 

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution tidak menampik kondisi tersebut. Dirinya mengakui rendahnya realisasi lantaran pihaknya baru saja menyelesaikan beberapa tender pekerjaan. 

"Jadi bobotnya rendah karena kita baru saja menyelesaikan beberapa tender. Jadi bobotnya masih rendah di bawah 20 persen," kata Indra Pomi, Kamis (21/7/2022). 

Menurutnya, dengan selesainya beberapa tender pekerjaan pembangunan, dikatakan Indra realisasi fisik anggaran bisa terus bertambah. Pertambahan ini bakal terlihat pada bulan depan.

Selain itu, masih ada beberapa paket pekerjaan yang belum tayang atau ditenderkan. Kondisi ini mempengaruhi lambatnya realisasi anggaran. 

"Jadi kemarin ada pergeseran (anggaran.red) sehingga DPA pergeserannya baru keluar dan kita melakukan perencanaan ulang akibat adanya pergeseran anggaran tadi," jelasnya. 

Sebelumnya, Pj Walikota Pekanbaru Muflihun, menyoroti kinerja sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. 

Pasalnya realisasi fisik dan keuangan hingga Juli 2022 di sebagian besar OPD masih di bawah 50 persen.

Muflihun menegaskan bakal melakukan evaluasi terhadap kinerja sejumlah kepala OPD di lingkungan pemerintah kota. Mereka yang tidak mampu mengurus ini tentu tidak bakal dipertahankan.

"Kalau tidak mampu mundur saja, kenapa dipaksa, kerjaan ini tidak bisa dipaksa," kata Muflihun, Selasa (19/7/2022).

Dirinya menilai bahwa para kepala OPD mestinya menjadikan pemerintah kota sebagai rumah. Mereka mesti menjaga dan membersihkan rumahnya sendiri.

"Kita sudah ingatkan, kenapa banyak yang realisasi anggarannya masih rendah. Sekarang baru sibuk," pungkasnya. ***

Editor : Redaksi