Pemprov Riau Temukan Honorer Diduga Fiktif, Jumlahnya Bikin Kaget
Sekdaprov Riau, SF Haryanto
ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi Riau menemukan 500 tenaga honorer fiktif. Hal itu merupakan hasil pendataan yang dilakukan pasca adanya keputusan pusat meniadakan tenaga honorer di Pemerintahan.
Angka yang terbilang cukup banyak itu disebutkan ditemukan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto mengatakan, angka itu diketahui pasca proses pendataan yang dilakukan Pemprov Riau menindaklanjuti arahan pemerintah pusat.
Sebagai informasi untuk saat ini total tenaga honorer yang bekerja di Pemprov Riau, di 12 kabupaten/kota, berjumlah 19.690 orang.
Kemudian, sesuai data yang masuk dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga honorer paling banyak merupakan dari tenaga pendidikan, terutama guru di kabupaten dan kota.
"Hasil pendataan dari total 19.690 orang ada lebih kurang 500 yang diduga honorer fiktif," aku SF Hariyanto SF Hariyanto, Senin (4/7/2022).
Menurutnya, temuan angka itu ada namanya tetapi hasil pengecekan yang bersangkutan tidak bekerja.
Karena itu, lanjut dia, pihaknya belum dapat memastikan karena saat ini sedang dilakukan pemetaan.
"Belum berani kita pastikan itu honorer fiktif, yang jelas saat ini sedang dilakukan pemetaan. Karena rambut sama hitam. Mana tahu nanti ada yang tak bekerja tapi dibayar gajinya. Itu yang akan dipetakan," ujar SF Hariyanto.
Sementara itu, untuk memastikan data tersebut. Pihaknya telah membentuk tim yang diketuai Asisten III Setdaprov Riau, Joni Irwan dan sekretaris tim Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Ridwan.
Selanjutnya, nantinya tim akan memetakan dan mengalokasikan kebutuhan seluruhnya untuk diproses.
"Kami masih menunggu, setelah pemetaan akan saya sampaikan jika memang ada honorer fiktif tersebut," katanya berjanji.
Munculnya angka tersebut, setelah Sekdaprov Riau memimpin rapat pembahasan nasib honorer, merespon keputusan dari pemerintah pusat peniadaan tenaga honorer.***




.jpg)




