Gajah Hamil Mati di Lahan Konsesi PT RAL, Mulut dan Hidung Keluarkan Darah

Pekanbaru Jumat, 27 Mei 2022 - 00:02 WIB
Gajah Hamil Mati di Lahan Konsesi PT RAL, Mulut dan Hidung Keluarkan Darah

ENAMPULUH.COM, PEKANBARU --Seekor gajah betina yang sedang hamil  ditemukan tewas di lahan konsesi PT Riau Abadi Lestari (RAL), berlokasi di Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (24/5/2022) siang sekitar pukul 12.12 WIB.

Bangkai gajah itu pertama kali ditemukan pekerja kontraktor yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Desa Koto Pait Beringin.  

Merespon kabar tersebut tim gabungan Balai Besar KSDA Riau dan Rimba Satwa Foundation (RSF) yang saat itu sedang melakukan patroli menyisir ke TKP.

"Hasil penyisiran tim gabungan menemukan bangkai gajah berada di titik koordinat ditemukannya bangkai Gajah yaitu yaitu di N 01° 4' 48"  E 101° 27' 21" masuk dalam konsesi PT. Riau Abadi Lestari yang berdampingan dengan kebun sawit masyarakat," jelas Plh Kepala Balai Besar KSDA Riau, Hartono, Kamis (26/5/2022).

Setelah melakukan pengamatan, Tim gabungan segera melaporkan ke kantor Balai Besar KSDA Riau.

Kemudian, pihak Balai Besar KSDA Riau langsung berkoordinasi dengan Polsek Pinggir untuk membantu Tim gabungan mengamankan lokasi. 

"Saat tim medis melakukan nekropsi didampingi dokter hewan dari Kesehatan Hewan Duri, tim kepolisian turut mengawal," terang Hartono.

Saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian Gajah Sumatera tersebut, namun hasil olah TKP ditemukan pada mulut, hidung dan anusnya mengeluarkan darah. 

Sedangkan, untuk usia Gajah betina tersebut diperkirakan berumur sekitar 25 tahun dan dalam kondisi mengandung dan akan segera melahirkan anaknya. 

"Gajah itu diperkirakan hitungan hari akan melahirkan, namun saat dibedah kami tidak dapat menyelamatkan bayinnya," sebut Hartono.

Dengan tegas, Hartono mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah hukum dengan mengambil sample hati, dinding usus, paru, dan kotoran Gajah tersebut untuk dilakukan uji laboratorium. 

"Setelah dilakukan pengambilan sampel bangkai gajah dikubur menggunakan alat berat milik konsesi," kata Hartono.

Sedangkan, untuk sampel bagian organ satwa yang telah diambil akan segera dikirim ke Balai Verteriner, Bukittinggi, Sumatera Barat untuk mengetahui penyebab kematian Gajah Sumatera tersebut.

"Uji sampel ini untuk memastikan informasi gajah itu diracun menggunakan nenas yang kita temukan makanan itu di dalam lambungnya," ungkap Hartono.

Terakhir kata Hartono, gajah betina yang mati ini merupakan kelompok gajah Seruni yang diperkirakan sebelumnya berjumlah 17 ekor. Akan tetapi tahun kemarin, ada satu gajah yang mati disetrum.

"Kita berduka akibat perbuatan orang yang tidak bertanggungjawab," ujar Hartono.

Kapolsek Pinggir Kompol Maitartika SH, MH menambahkan, setelah mendapat laporan dirinya turun ke lokasi bersama Panit 1 Unit Reskrim Polsek Pinggir Iptu Gogor Ristanto S. TrK dan anggota Polsek Pinggir.

Mantan Kapolsek Rumbai Pesisir ini saat dihubungi Kamis (26/5/2022) mengatakan, saat ditemukan posisi gajah dalam kondisi terbaring menghadap ke kiri.

Kemudian, di bagian mulut ditemukan darah dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap dengan kondisi fisik gajah sudah kaku dan tegang.

Kronologisnya, sekitar pukul 12.12 WIB Bobi Bostenia RSP selaku Rimba Satwa Fonteion/Ipam mendapat informasi dari salah seorang pekerja (kontraktor) yang Ia tidak ketahui namanya di Km 9 Koto Pait Beringin mengatakan "ada Gajah yang posisinya tertidur dari pagi kemarin.

"Jadi bangkai gajah itu ditemukan pekerja kontraktor Selasa (24/5/2022) ada seekor gajah ditemukan dalam posisi tertidur di TKP saat dalam perjalanan pulang," jelas Kapolsek.

Informasi yang didapat Bobi dan Nando kemudian diteruskan ke P Siregar petugas BKSDA yang tengah melaksanakan Patroli rutin.

Selanjutnya tim melakukan penyisiran di seputran TKP guna mengetahui penyebab gajah mati, lalu diteruskan kepada BBKSDA Riau. 

"Untuk kelancaran kami turut melakukan pengamanan proses nekropsi yang dilakukan tim paramedis hewan untuk identifikasi sebab musabab kematian Gajah tersebut," terang Kapolsek.***

Sumber : klikmx.com 

Editor : Redaksi