Sempat Minta Air Putih, Kakek 62 Tahun Ditemukan Tewas di Kontrakan
ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Seorang kakek berusia 62 tahun ditemukan tewas dengan tubuh mulai membengkak di kamar rumah kontrakannya, di Jalan Kereta Api, Gang Buntu, Kelurahan Tangerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (18/5/2022) pagi.
Pria yang diketahui bernama Arifin ini ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah warga curiga dengan aroma tak sedap di sekitar TKP.
"Korban ditemukan setelah tetangga rumah mencium aroma tidak sedap dari rumah korban," kata Kapolsek Bukit Raya AKP Achda Feri, melalui Kanit Reskrim Iptu Dodi Vivino, Rabu (18/5/2022).
Dari keterangan tetangga korban, lanjut Dodi, pagi itu rekan kerja nya datang ke rumah kontrakan korban. Meski pintu sudah diketuk dan dipanggil berulang-ulang, korban tak menjawab. Lantas, rekannya itu pulang.
Saksi juga melihat, dari arah rumah kontrakan korban banyak lalat sehingga menimbulkan kecurigaan.
"Tetangga korban melaporkan ke pemilik kontrakan dan minta izin mendobrak pintu untuk masuk karena ada hal mencurigakan," terangnya.
Ketika pintu berhasil dibuka, mereka melihat korban yang karib disapa Pak De ini sudah dalam keadaan meninggal dunia di kamar nya, dengan kondisi badan telah membengkak. Mereka lantas melaporkan ke Ketua RW dan Polsek Bukit Raya.
Dari keterangan sejumlah saksi, pada Senin (16/5/2022) saat itu korban sempat datang, dan meminta air putih ke sebuah rumah makan yang berada tidak jauh dari kontrakannya.
"Korban juga sempat bercerita kepada pemilik rumah makan, bahwa korban mengalami sakit atau kurang enak badan karena lelah bekerja sebagai buruh bangunan," jelasnya.
Jenazah pria asal Medan Sumatra Utara ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau guna dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tidak di temukan adanya tanda kekerasan dan korban. Korban diperkirakan meninggal sekitar 2 hari yang lalu. ***









