Kunker ke Polda Riau, Komisi III DPR RI Bahas Minyak Goreng dan Narkoba

Pekanbaru Jumat, 15 April 2022 - 23:49 WIB
Kunker ke Polda Riau, Komisi III DPR RI Bahas Minyak Goreng dan Narkoba

Kapolda Riau Irjen M Iqbal dan Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh foto bersama rombongan

ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Kapolda Riau Irjen Muhammad Iqbal SIK MH menerima kunjungan kerja (Kunker) Tim dari Komisi III DPR RI ke Polda Riau, Jumat (15/4/2022) di ruang Tribrata.

Disambut langsung Kapolda Riau dan Irjen Pol Mohammad Iqbal, Wakapolda Riau Brigjen Pol Tabana Bangun, beserta seluruh pejabat utama dan jajaran Kapolresta/Kapolres. 

Turut hadir para petinggi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau dan BNN Kota se-Riau.

Adapun isu-isu yang dibahas yakni terkait indikasi penyimpangan terkait masalah kelangkaan minyak goreng (Migor) dan juga narkoba.

Usai mengadakan pertemuan, Pangeran Khairul Saleh selaku Wakil Ketua Komisi III DPR mengaku, pihaknya membahas posisi Provinsi Riau yang dikenal sebagai provinsi penghasil sawit terbesar di Indonesia. 

“Kita heran, mengapa Riau sebagai penghasil minyak, tapi masih terjadi kelangkaan minyak goreng di Bumi Lancang Kuning. Dalam tanda petik (diduga) ada penyimpangan dan kita harapkan Kapolda bisa menyisirnya,” kata Pangeran.

Pangeran melanjutkan, pihaknya juga membahas soal perusahaan besar sawit di Riau yang diduga merambah hutan lindung.

Menurut Pangeran, setelah merambah, kemudian mereka menanam sawit dalam kawasan (hutan). Kemudian, ada juga yang melebihi HGU yang mereka miliki.
 
“Ini juga kita percayakan ke Polda untuk meneliti dan memeriksanya,” kata Pangeran.

Untuk mengatasinya, Pangeran mengatakan, Komisi III DPR RI juga menyarankan agar dibuat semacam posko terpadu di wilayah yang menjadi pintu masuk narkoba jaringan internasional Malaysia ke Riau.

Langkah ini kata Pangeran, karena sepanjang garis pantai antara Rohil dan Inhil membentang 685,24 km. 

“Karena kawasan ini menjadi jalur masuknya narkoba internasional, yakni hingga dari Bengkalis, Meranti, Dumai. Kita harapkan untuk memotong masuknya narkoba dari Malaysia, diharapkan membuat posko,” harapnya.

Di tempat yang sama, Irjen Iqbal, berterimakasih atas kunjungan kerja Komisi III DPR RI ini ke Polda Riau.

“Kita ucapkan terimakasih atas masukan koreksi dan apresiasi yang disampaikan atas kunjungan DPR RI ini. Semangatnya adalah memperbaiki atau menguatkan kerja Polda Riau,” ungkapnya.

Irjen Iqbal merespon saran untuk mendirikan posko terpadu sebagai mengawasi masuknya narkoba ke Riau, pihaknya bekerjasama dengan seluruh instansi lainnya. Seperti BNNP, Bea Cukai, dan sebagainya.

Nantinya, kata Iqbal, Posko terpadu ini akan diisi semua kementerian lembaga, seperti kepolisian, BNNP, Bea Cukai.

“Ada posko besar dengan anggaran khusus, ini untuk membendung semua masuknya narkoba dari luar,” beber Kapolda.

Sebut Kapolda, pertemuan dengan Komisi III juga turut membahas pengendalian narkoba dari dalam Lapas.

“Apa yang ditanyakan tadi suda kita jawab. Kedepannya kita akan meningkatkan koordinasi, untuk meminimalisir atau menghilangkan peredaran narkoba di Lapas,” terang mantan Kadivhumas Polri ini. =Ndr

Editor : Redaksi





BUMN

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.