Pastikan Pelayanan Optimal, Kapolri Ajak Nakes dan Pasien Isoter Dialog
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berada di lokasi Isoter Asrama Haji Pekanbaru
ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tiba di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (24/2/2022). Ia langsung melakukan kunjungan ke tempat isolasi terpusat (Isoter) Asrama Haji, Pekanbaru.
Kapolri didampingi Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Asrena) Irjen Pol Wahyu Hadiningrat, Kadiv TIK polri Irjen Pol Slamet Uliandi, Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, Aslog, Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.
Kedatangan Kapolri dan rombongan disambut langsung Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal dan jajarannya, Ketua DPRD Riau Yulisman, Danrem 031 Wira Bima dan sejumlah pejabat lainnya.
Sebelum berdialog dengan para pasien Isoter, Kapolri tampak berinteraksi dengan petugas medis yang ada di sana.
Dari tenda yang disediakan di luar gedung Isoter, Kapolri langsung berkomunikasi dan menyapa masyarakat yang sedang dirawat melalui sambungan virtual.
Jalannya interaksi, Kapolri menanyakan kondisi sejumlah pasien, guna memastikan pelayanan yang optimal, baik masyarakat umum maupun tenaga kesehatan (nakes) yang turut melakukan isolasi terpusat.
Syafrial, salah satu penghuni Asrama Haji yang sedang menjalani isoter mengatakan, pihaknya dirawat baik di Isoter Asrama Haji tersebut.
“Kami di sini dilayani dengan baik Pak, terima masih kepada Pemprov Riau telah menyediakan tempat isolasi dan fasilitas yang baik, sehingga bisa sembuh lebih cepat. Kami di sini dilayani tenaga medis terbaik,” kata Syafrial.
Usai interaksi, Kapolri menjelaskan, dari penjelasan yang ia terima di Isoter Asrama Haji ini tersedia 513 tempat tidur. Dengan yang telah terisi sebanyak 155 tempat tidur.
“Dari keterangan Dokter dan Nakes serta masyarakat yang melaksanakan isolasi, tadi dilaporkan bahwa dari sisi pelayanan kemudian obat-obatan yang tersedia, termasuk makanan tempat tidur dan sarana yang lain dalam keadaan sangat baik,” terang jenderal bintang empat ini.
Melihat dan mendengar pernyataan para pasien, Kapolri menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah menyiapkan Isoter Asrama Haji dengan baik.
“Saat ini tempat Isoter ini menjadi pilihan bagi masyarakat yang saat ini terpapar varian baru Omicron khsususnya,” ungkap Kapolri.
Menurutnya, dengan segala ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Isoter di Asrama Haji ini menjadi tempat yang direkomendasikan untuk melakukan isolasi.
“Karena saat ini ada resiko walaupun sudah vaksin masih terpapar walau tingkatnya jauh lebih rendah daripada yang belum vaksin,” jelas Kapolri.
Kapolri mengungkapkan, saat ini angka positif Covid-19 di Provinsi Riau mengalami peningkatan, jika dibandingkan dengan angka sebelumnya.
“Dibandingkan minggu lalu, angka positif Covid-19 saat ini di Riau mulai meningkat yakni dari tujuh persen. Sedangkan, saat ini hampir mencapai sekitar 13 sampai 14 persen,” ungkap Kapolri.
Artinya, lanjut Kapolri, bagi masyarakat yang terpapar dan memiliki resiko komorbid dengan gejala ringan agar melakukan isolasi di Isoter Asrama Haji ini.
“Bagi yang terpapar meskipun mengalami gelaja ringan dan penyakit penyerta (Komorbid), saya sarankan untuk melaksanakan kegiatan isolasi terpusat,” saran Kapolri.
Menurut mantan Kabareskrim ini, jika proses perawatan dilakukan di Isoter, tentunya masyarakat akan mendapatkan perawatan yang lebih baik.
“Karena kalau melakukan isolasi di tempat ini tentunya akan mendapatkan perawatan. Karena, masyarakat yang ingin melaksanakan isolasi mandiri, harus memenuhi beberapa syarat,” kata Kapolri.
Selain itu, Kapolri juga berharap, untuk total 44 Isoter di seluruh Riau dapat melengkapi pelayanan dan fasilitas yang sama baik dengan Isoter Asrama Haji.
Kapolri meminta masyarakat tak usah takut dan panik, tetapi tetap melakukan strategi yang harus betul-betul disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, yakni dengan menggunakan masker.
“Tidak usah takut, tidak usah panik, cukup patuhi protokol kesehatan, tentunya strategi dan disiplin terus ditingkatkan. Segera lakukan vaksin agar tercipta imunitas tubuh untuk mencegah varian baru,” pungkas Kapolri. =He









