Warga Pekanbaru yang Dikabarkan Positif Omicron Ternyata Negatif

Pekanbaru

Senin, 31 Januari 2022 - 13:45 WIB

ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Seorang warga Kota Pekanbaru berinisial E, yang dikabarkan positif Covid-19 varian Omicron beberapa hari lalu ternyata negatif. Pria ini telah menjalani swab tes usap pada Ahad (30/1/2022) dengan hasil negatif.

Warga asal Kecamatan Rumbai ini sempat menjalani isolasi sejak empat hari terakhir. Dinas Kesehatan juga melakukan tracing terhadap kontak erat  terhadap E.

"Hasil swab tesnya sudah keluar, yang bersangkutan hasil tesnya negatif," kata
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih, Senin (31/1/2022).

Menurutnya, tim dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru bersama Puskesmas Rumbai melakukan tes usap terhadap pasien probable Omicron. Mereka mengambil sampel dari pasien bersama kontak erat yang merupakan keluarga pasien.

Zaini menyebut ada sebelas orang yang menjalani tes usap pada hari Minggu kemarin. Sepuluh di antaranya merupakan keluarga pasien probable Omicron.

Dirinya merinci hasil tes usap yakni sepuluh orang hasilnya negatif. Hasil negatif termasuk sampel milik pasien probable Omicron.

"Sedangkan satu orang keluarga pasien harus diperiksa ulang, tapi mayoritas negatif hasilnya," jelasnya.

Zaini menambahkan bahwa pasien tersebut sudah bisa beraktivitas kembali usai menjalani isolasi beberapa hari. Ia menyebut bahwa pasien tersebut belum dipastikan terinfeksi varian Omicron.

Dirinya mengatakan hingga saat ini belum ada hasil pemeriksaan tertulis yang menyatakan bahwa pasien itu positif Omicron. Namun satu anggota keluarga pasien tersebut masih menanti hasil tes usap ulang.

Pasien positif itu juga dikabarkan sempat berkunjung ke Batam, sepulang dari menjalankan ibadah umrah, awal 2022 lalu. Ia terkonfirmasi Covid-19 dari hasil pemeriksaan laboratorium di Batam, Sabtu (29/1/2022) kemarin. 

Zaini mengatakan, hasil pemeriksaan yang dilakukan di Batam tersebut masih probable atau dalam kategori suspek. Untuk memastikan positif varian Omicron harus diuji ke Litbangkes. Namun, hasilnya telah menyatakan negatif.