Honda Brio Terpental di Tol Permai, Pengemudi Tewas

Pekanbaru

Rabu, 26 Januari 2022 - 20:17 WIB

ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Pengemudi mobil Honda Brio warna putih bernomor polisi BK 1997 AE seketika tewas. Mobilnya terpental setelah menabrak guardrail Ruas Tol Pekanbaru Dumai Selasa, (25/1/2022) malam sekitar pukul 20.45 WIB.

Korban yang tewas adalah A (24) sopir dari mobil Honda Brio tersebut, saat itu sedang bersama seorang perempuan.

Kecelakaan maut ini disebabkan Honda Brio tersebut melaju dengan kecepatan tinggi di titik STA 35+600 lajur cepat (L2).

Branch Manager Tol Permai, Indrayana mengatakan, berdasarkan hasil investigasi tim di lapangan mobil korban Honda Brio diketahui melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai.

Kemudian, dengan melaju dengan kecepatan tinggi pada titik STA 35+600 lajur cepat (L2) jalur Ambon. Sopir hilang kendali dan menabrak guardrail.

“Karena melaju dengan kecepatan tinggi menyebabkan mobil terpental,” jelas Indrayana Rabu (26/1/2022).

Hasil evakuasi petugas menemukan dua orang dalam mobil Honda Brio tersebut, seorang laki-laki dan perempuan.

“Untuk penumpangnya perempuan inisial GW (25) mengalami luka berat sudah dievakuasi ke RSUD Duri,” ujar Indrayana.

Dia mengatakan, kecelakaan ini ditangani Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola ruas Tol Pekanbaru Dumai dengan melibatkan pihak kepolisian daerah setempat.

“Setelah kejadian lokasi sudah bersih dan lalu lintas kembali normal pada pukul 21.40 WIB,” terang Indrayana.

Atas peristiwa ini, lanjut Indrayana, Hutama Karya turut menyampaikan berbelasungkawa atas meninggalnya korban serta meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul.

Pihaknya, turut menghimbau agar peristiwa serupa tidak terjadi dikemudian hari dengan meminta seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan dan tata tertib yang berlaku di jalan tol.

“Kami menghimbau bagi pengendara agar melintas di jalan tol dengan kecepatan maksimal 80 km/jam. Kemudian, tidak lupa mengecek kondisi kendaraan sebelum mengemudi, memastikan berkendara dalam kondisi prima dan tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk, serta selalu setuju, bahwa keselamatan adalah nomor satu,” pungkasnya. =He