Gadai Jaminan Fidusia Adira Rp2 Juta, Wanita Muda di Pekanbaru Ditangkap

Hukum Kriminal Kamis, 13 Juni 2024 - 12:17 WIB
Gadai Jaminan Fidusia Adira Rp2 Juta, Wanita Muda di Pekanbaru Ditangkap

Pelaku penggelapan, LR (30) berada di Mapolsek Rumbai Pesisir. (Foto/ist)

ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Seorang wanita berinisial LR, terpaksa mendekam di balik jeruji besi. Ibu muda berusia 30 tahun ini ditangkap Tim Opsnal Polsek Rumbai Pesisir, Polresta Pekanbaru dalam kasus dugaan penggelapan jaminan fidusia PT Adira Finance yang menjeratnya.

Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Tri Budiyanto SIK, melalui Kanit Reskrim Iptu Petrus Situmorang saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Diamankan Sabtu (18/5/2024) dinihari lalu di rumahnya," kata Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Tri Budiyanto melalui Kanit Reskrim Iptu Petrus Situmorang, Selasa (11/6/2024).

Penangkapan kata Kanit, berawal dari adanya laporan dugaan penggelapan sepeda motor dari pihak leasing, yakni PT Adira Finance pada 10 Mei 2024 lalu.

Dalam laporannya, Riyuh sebagai petugas penagihan PT Adira datang ke rumah pelaku LR pada Selasa, (19/3/2024) siang lalu, dengan maksud melakukan penagihan kredit sepeda motor jenis Yamaha Fazio warna hitam.

"Saat itu pembayaran sudah menunggak selama 2 bulan lebih, tepatnya 69 hari. Dan terlapor tidak dapat memperlihatkan motor tersebut," ucapnya.

Tak terima dengan dengan kejadian itu, pelapor lantas membuat laporan resmi. 

"Begitu ada laporan, langsung kita tindaklanjuti dengan penyelidikan dan upaya penangkapan," kata Petrus.

Sepekan penyelidikan, keberadaan terlapor terendus polisi, ibu muda ini  akhirnya diamankan di rumahnya di kawasan Kubang Raya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar.

Interogasi polisi, pelaku mengakui sepeda motor yang merupakan objek jaminan fidusia sudah dipindahtangankan ke pihak lain tanpa sepengetahuan pihak Adira. 

"Sepeda motor yang dia kredit ternyata digadaikan lagi ke orang lain seharga Rp 2 juta," kata Kanit.

Tak hanya itu, dari hasil pemeriksaan terungkap, pelaku juga telah memanipulasi data dalam pengajuan kredit ke PT Adira Finance dengan menggunakan data adiknya berinisial SC, yang telah meninggal 3 tahun lalu.

"Jadi pelaku ini mengajukan kredit menggunakan data adiknya yang ternyata sudah meninggal tiga tahun lalu," ucapnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti berupa satu lembar kartu keluarga (KK), 1 lembar KTP atas nama Suci Puspita dan surat perjanjian kontrak sudah  diamankan ke Mapolsek Rumbai Pesisir guna proses lebih lanjut. 

"Tersangka disangkakan pasal 36 undang-undang nomor 42 tentang jaminan Fidusia, dengan ancaman 2 tahun kurungan penjara" pungkas Kanit.***

Editor :Redaksi