Diduga Melanggar UU ITE

Korban Penganiayaan Oknum Polwan Dilaporkan ke Krimsus Polda Riau

Hukum Kriminal Senin, 26 September 2022 - 18:40 WIB
Korban Penganiayaan Oknum Polwan Dilaporkan ke Krimsus Polda Riau

Kantor Polda Riau

PEKANBARU -- Riri Aprilia (27), korban penganiayaan yang dilakukan Brigadir Ira dan ibunya yang berinisial YUL, dilaporkan balik ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Dalam laporan itu, Riri  diduga melanggar Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ferry Irawan, mengatakan, laporan disampaikan pada Jumat (23/9/2022). Saat ini, penyidik masih mendalami laporan tersebut.

"Jumat kemarin (pengaduannya).  Pengaduan terkait dengan UU ITE. Kita masih dalami semua dan cek fakta hukumnya, datanya benar atau tidak," ujar Ferry, di Mapoda Riau, Senin (26/9/2022).

Disinggung siapa yang melaporkan Riri ke Polda Riau, Ferry tidak mengungkap secara pasti.

"Temannya," kata Ferry singkat.

Sejauh ini, belum diketahui secara pasti kasus yang dilakukan Riri hingga dilaporkan atas pelanggaran Undang-undang ITE. Namun, disebutkan Ferry, ada unsur pidana atas tindakan Riri.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Riri melaporkan Brigadir Ira yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau dan ibunya ke Ditreskrimum dan Propam Polda Riau. Adapun kasusnya, dugaan penganiyaaan. Kasus tersebut viral di media sosial dikarenakan korban meng-upload ke media sosialnya.

Atas laporan itu, pihak kepolisian langsung menindaklanjutinya. Bahkan Brigadir Ira telah dilakukan tindakan penahanan dan ditempatkan di sel khusus tahanan Polda Riau. Sedangkan ibunya, YUL, tidak dilakukan tindakan penahanan. Alasannya, tersangka YUL dinilai kooperatif selama menjalani proses hukum, tidak akan mengulangi perbuatannya, tidak akan merusak barang bukti serta alasan kemanusiaan.

Reporter :Rizano





HPN 2022 - Polres Rohil

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.