Aksi Pencuri Modus Ganjal ATM Terekam CCTV, Ini Ciri Pelakunya
Petugas berada di lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan
ENAMPULUH.COM, PEKANBARU -- Seorang karyawan swasta, Fitri Ayu (37) menjadi korban pencurian dengan modus ganjal ATM oleh oknum tak bertanggung jawab. Alhasil, korban mengalami kerugian sebesar Rp1,4 juta lebih.
Aksi itu terjadi di mesin ATM Bank Mandiri, yang berada di dalam gerai Indomaret Jalan Bukit Barisan Simpang Jalan Ikhlas, Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Tenayan Raya, Jumat (8/4/2022) sore.
"Saat itu korban hendak menarik tunai uangnya melalui ATM yang ada di gerai tersebut," kata Kapolsek Tenayan Raya Kompol Manapar Situmeang, melalui Kanit Reskrim Iptu Abdi, Ahad (10/4/2022).
Sekitar pukul 17.00 WIB datang ke gerai tersebut untuk mengambil uang di ATM Bank Mandiri yang berada didalam Indomaret. Pada saat korban memasukan kartu ATM kepunyaan korban, saat itu kartu ATM milik korban tidak masuk kedalam mesin ATM.
Pada saat itu dari arah belakang datang seorang laki-laki yang tidak dikenal dengan maksud mencoba memberi korban bantuan dengan berkata "kenapa buk?" dan korban menjawab "Kartu ATM saya nyangkut ni Pak, nggak bisa"
Lalu dijawab kembali "dari situ aja taru kartunya ( Menunjuk kearah tulisan E-Money bewarna kuning) dan saat itu korban mengikuti arahan yang disampaikan oleh pelaku.
Pada saat itu pelaku berkata "Salah buk bukan begitu posisinya (Sambil mengambil kartu ATM korban)" dan menyuruh korban untuk mengikuti tulisan yang ada di monitor mesin ATM tersebut.
Pada saat itu tertulis dimonitor mesin ATM agar korban memasukkan nomor Pin ATM dan pada saat itu korban memasukkan nomor Pin. Saat itu keluar lagi petunjuk agar korban memasukkan nomor ponsel korban namun saat itu seperti erorr dan korban tidak dapat melakukan transaksi kembali.
Selanjutnya korban mengambil kembali kartu ATM dan keluar dari toko Indomaret tersebut. Sedangkan pelaku juga secara perlahan-lahan ikut meninggalkan mesin ATM.
"Korban kemudian mencoba ke mesin ATM lain, ternyata kartu ATM korban tidak dapat dipergunakan," terangnya.
Lantas korban melihat saldo tabungan melalui mobile banking dan ternyata terdapat laporan adanya penarikan uang sebanyak dua kali dengan besar penarikan pertama sebesar Rp1 juta dan kemudian Rp450 ribu.
Korban pun melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tenayan Raya. Kini polisi masih memburu pelaku. Diketahui pelaku berjumlah satu orang dari pemeriksaan CCTV.
Adapun ciri-ciri pelaku berusia sekitar 50 tahun, memakai kemeja hitam celana pendek, perawakan gemuk dan berkulit putih serta menggunakan kacamata. ***








.jpg)
